| PEMKOT: BANYAK PASAR BANDEL SOAL ATURAN KEBAKARAN | ||||
|
| Bandung, 22/1 (Antara/FINROLL News) - Masih banyak pasar tradisonal di Bandung yang bandel mengenai Perda 15 yang mengatur tentang jumlah dan cara penempatan alat pemadam kebakaran, kata Kepala Inspeksi dan Rekomendasi Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Bandung W Taufik. "Kami tidak ingin kecolongan lagi, seperti pasar Ujung Berung misalnya. Padahal sudah ada agenda pemeriksaan di hari Senin. Tapi ternyata hari Jumatnya kejadian," kata W Taufik di Bandung, Jumat. Menurut Taufik, berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung, dari 16 pasar yang telah diperiksa, hanya lima pasar yang memenuhi kewajiban jumlah alat pemadam kebaran seperti diatur dalam perda, yaitu pasar Simpang, Geger Kalong, Pamoyanan, Wastukencana, dan Cijerah.. Perda 15 tentang pasar menyatakan, jumlah alat pemadam kebakaran pada sebuah pasar tradisional sebanyak satu per 100 meter persegi dan ditempatkan di tempat strategis. "Pemenuhan jumlah serta penempatan alat itu ini sangat penting. Kebakaran biasanya bermula dari api yang kecil, hingga kelamaan membesar. Jika alat pemadam berada di tempat yang tepat, mungkin kebakaran akan dapat ditanggulangi dengan cepat," katanya. Menurut Taufik, seringkali ada keluhan mengenai penempatan alat pemadam kebaran, yaitu seringnya alat pemadam dicuri, karena alat itu memang harus ditempat di tempat strategis agar mudah dijangkau saat diperlukan. "Pihak pengelola pasar juga sering menempatkan alat pemadam di tempat tidak strategis. Seringkali mereka menempatkannya di gudang. Ketika kebakaran terjadi, gudang biasanya terkunci," kata Taufik. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung juga membentuk satuan relawan kebakaran di setiap kelurahan guna mengantisipasi kebakaran lebih dini. "Biasanya masyarakat tidak tahu banyak mengenai prosedur pemadaman. Untuk itu, satuan relawan itu akan mengantisipasi kebakaran sejak dini, sebelum akhirnya petugas datang. Minimal masyarakat tahu sedikit cara menanggulanginya," kata dia. ( Comments (0) Powered by !JoomlaComment 4.0 beta1 !joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |


